RSS

Pengalaman Tes TOEFL ITP

10 Aug

Saya sedang mencoba mencari beasiswa S2 ke luar negeri. Dan salah satu requirement yang harus dipenuhi untuk apply beasiswa yang saya inginkan tersebut adalah sertifikat TOEFL ITP. Sebenarnya ada beberapa opsi sertifikat kemampuan bahasa inggris yang bisa digunakan untuk apply beasiswa tersebut, yaitu : IELTS (min. 5.0), TOEFL IBT(min. 39), atau TOEFL ITP(min. 500). Dikarenakan biaya tes IELTS dan TOEFL IBT yang cukup mahal (untuk IELTS USD $195 sementara TOEFL IBT US $165), akhirnya saya menjatuhkan pilihan ke opsi terakhir… Yap… TOEFL ITP saja…

Apa itu TOEFL ITP ? Adalah Institutional Testing Program, yang memang sedikit berbeda dengan beberapa jenis TOEFL lainnya. Karena ITP TOEFL memberikan universitas, institusi bahasa Inggris dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. TOEFL ITP ini terbagi atas tiga bagian berdasarkan waktu, dengan format pertanyaan multiple choices AKA pilihan berganda. (horee… bisa itung kancing hahaa). Tiga bagian tersebut adalah :

  1. Bagian I: listening Comprehension
  2. Bagian II: structure and Written Expression
  3. Bagian III: reading comprehension

Setelah memutuskan mengambil tes TOEFL ITP, akhirnya saya mencari-cari lembaga yang mengadakan tes tersebut. Pilihan pertama adalah UPT Bahasa ITS Surabaya. Setelah menghubungi customer service nya, ternyata harganya terjangkau :) horeee… hanya Rp 300.000 saja. Eitss.. tapi untuk bisa memulai kelas tes, butuh minimal 11 orang peserta, dan baru 2 orang saja yang daftar. Sementara tanggal deadline pengiriman berkas syarat beasiswa sudah sebentar lagi. Hikss :( Akhirnya kemudian mencari info ke PINLABS UNAIR Surabaya. Tes ITP seharga Rp 275.000 dan sudah lebih dari 10 orang peserta yang mendaftar. Akhirnya saya daftar di PINLABS ini. Kebetulan tes dilaksanakan satu minggu setelah pendaftaran tersebut.

Satu minggu cukup untuk belajar kilat dengan mempelajari buku TOEFL yang sudah saya beli bertahun-tahun sebelumnya. Saya perdalam di bagian structure and Written Expression. Dengan target harus benar semua di bagian ini untuk mengambil poin (dikarenakan saya lemah di bagian reading AKA ngantuk kalo baca soal cerita yang panjang-panjang :D hehe).

Oh iya, sebelumnya saya pernah mengambil tes TOEFL untuk syarat kelulusan sewaktu kuliah dulu. Dan waktu itu bukan TOEFL ITP. Pertama kali tes dapat score 490. Karena kurang puas, akhirnya tes lagi dan dapat score 510. Lumayan lah….

Kembali ke TOEFL ITP… hmm akhirnya hari tes ITP datang juga. Saat itu hari Senin jam 9, di hari ke delapan bukan puasa :D , dan saya ijin tidak masuk kerja demi tes ini.  Di PINLABS Unair, saya datang satu jam lebih awal untuk proses registrasi, dengan membawa 1 lembar bukti pembayaran dan 2 buah foto berwarna.

Jam menunjukkan tepat pukul 9.00 wib, saatnya tes ITP dimulai.  Petugas membagikan lembar soal komputer (mirip dengan LJK sewaktu Ujian SMPB) dan buku soal ITP. Buku soalnya kecil, lebih mirip dengan buku saku.

Bagian pertama dimulai dengan soal listening yang diperdengarkan lewat kaset. Di awal-awal soal saya cukup bisa berkonsentrasi (meskipun flu melanda) dan merasa mampu menjawab dg benar (sepertinya). Di akhir-akhir soal listening, kecepatan conversation makin meningkat. Ditambah pula conversation yang semakin panjang sekaligus untuk menjawab beberapa soal. Saya mulai kehilangan konsentrasi dikarenakan hal-hal diatas dan jg karena sibuk menghitamkan jawaban. Takut jawaban tidak terbaca oleh komputer,  jd saya mencoba menghitamkan dengan sempurna. Konsentrasi saya jd terbagi-bagi (ahh.. alasann).

Di bagian kedua pun tidak kalah susahnya (structure and Written Expression), sepertinya soal TOEFL kelulusan di UPT Bahasa ITS dulu tidak sesusah ini (seems another excuse :p). Apa memang tingkat kesulitan tes TOEFL untuk syarat kelulusan dan tes TOEFL ITP memang berbeda? Entahlah, kok sepertinya yang susah payah saya pelajari di buku TOEFL tidak ada yang keluar T___T huaaa…. Di bagian reading apalagi… Banyak vocab yang saya baru tau tidak mengerti. Huaaaaa…. Waktu habis. Dan soal beserta jawabannya dikumpulkan oleh petugas.

Hasil tes diumumkan satu minggu kemudian. Awalnya berharap bisa mendapatkan score minimal 550. Tetapi kalau melihat proses di lapangan, sepertinya 500 pun saya sudah bersyukur alhamdulillah. Berdoa saja yang banyak, mengharapkan mukjizat di bulan Ramadhan penuh berkah ini. -_____-” Doakan saya lulus ya teman2 blogger. Aminnn…..

 

About these ads
 
2 Comments

Posted by on August 10, 2011 in TOEFL

 

Tags: , , , , , , ,

2 responses to “Pengalaman Tes TOEFL ITP

  1. inchung

    August 10, 2011 at 3:02 pm

    mau ikut beasiswa kemana?
    ke jakarta aja dirimu pulang kampung.. hahaha

    eniwe.. sukses yah ^^

     
    • Citra Permata

      August 10, 2011 at 3:18 pm

      kemana aja…. asal bukan jakarta… :)) hahaha… jkt loh wes penuh sesak, ketambahan kamu, ketambahan aku… (that’s a real another excuse)

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: